Rabu, 13 Januari 2010

Sistem Operasi Ubuntu

Ihwal Ubuntu
Ubuntu adalah suatu sistem operasi bebas dan open source yang menggunakan Debian sebagai fondasinya dan dirilis secara berkala (setiap enam bulan), fokus utama sistem operasi Ubuntu adalah para pengguna dan kemudahan penggunaan (sesuai dengan "Just Work" TM) dan pada setiap rilis Ubuntu akan memberikan perbaikan keamanan selama 18 bulan. Ubuntu menyertakan lingkungan desktop Gnome / KDE / XFCE terbaru di setiap rilis dan juga menyertakan beragam pilihan perangkat lunak untuk server dan desktop yang semuanya dikemas ke dalam satu CD.

Dirilis Dengan Teratur dan Dapat Diprediksi
Proyek Ubuntu meluncurkan rilis Ubuntu setiap enam bulan. Di setiap rilis akan terdapat aplikasi terbaru seperti kernel, X, Gnome, KDE dan aplikasi penting lainnya, dan untuk setiap rilis Ubuntu memberikan dukungan untuk perbaikan keamanan selama 18 bulan. Untuk mendapatkan Ubuntu Anda dapat men-download CD dan kemudian membakar (burn) sendiri atau Anda meminta kepada kami untuk mengirimkan CD Ubuntu.
Untuk men-download Ubuntu: Silakan lihat halaman download kami.
Untuk memesan CD yang telah jadi: Isi alamat pengiriman Anda di ShipIt - Sistem Distribusi CD Ubuntu. Ubuntu tidak akan memberikan atau menjual informasi pribadi Anda kepada siapapun atau menggunakannya untuk selain dari kegiatan pengiriman CD. Jika Anda adalah bagian dari suatu komunitas, Anda dipersilakan untuk memohon CD bagi komunitas Anda, seperti untuk KPLI atau sekolah.

Sama Sekali Bebas Biaya
Ubuntu adalah Perangkat Lunak Bebas, dan tersedia bagi Anda dengan bebas biaya. Arti Bebas disini juga berarti memberikan Anda hak akan Kebebasan pada Perangkat Lunak, yang kemungkinan sudah Anda ketahui! Tidak seperti distribusi komersial lainnya yang ada dalam dunia perangkat lunak bebas dan sumber terbuka (Libranet, Lindows, Xandros, Red Hat), proyek Ubuntu mempercayai bahwa Perangkat Lunak Bebas haruslah bebas dari biaya lisensi.

Cepat, Mudah Instalasinya
Ubuntu memang tidak menggunakan penginstal berbasis grafik yang cantik, tetapi Ubuntu dapat diinstal dengan CEPAT dan MUDAH. Oke, masih ada beberapa bagian yang harus Anda ketahui terlebih dahulu untuk melakukan instalasi, tetapi metode instalasi baku Ubuntu akan mudah digunakan dan bekerja dengan baik untuk semua orang. Untuk keperluan instalasi Anda cukup membutuhkan satu CD saja, sebab kami telah menyertakan semua aplikasi yang dibutuhkan untuk instalasi ke dalam satu CD, sedangkan untuk aplikasi tambahan lainnya tersedia secara online jika Anda membutuhkannya. Pada komputer umum, instalasi Ubuntu akan selesai kurang dari 25 menit.
Penginstal Ubuntu mungkin tidak memakai basis GUI, tetapi Anda hanya akan menggunakannya sekali saja, karena setelah ini untuk upgrade dari satu versi ke versi berikutnya dapat dilakukan melalui jaringan tanpa memerlukan CD penginstal lagi. Anda juga tidak harus menginstal ulang sistem operasi, cukup meng-upgrade versi Ubuntu yang dimiliki ke versi berikutnya jika Anda menginginkannya.

Langsung Dapat Digunakan
Sesaat Anda selesai menginstal Ubuntu Anda dapat langsung menggunakan Ubuntu. Di dalam sistem Anda terdapat banyak aplikasi untuk kegiatan bisnis, aplikasi untuk internet, aplikasi untuk menggambar dan grafik, dan juga beragam permainan. Hanya dengan satu CD Anda sudah memiliki lingkungan desktop yang sangat bagus, dan juga dengan banyak aplikasi yang berguna untuk keperluan bisnis, kegiatan di rumah dan untuk pengguna komputer pribadi dan semuanya sudah terinstal dalam Ubuntu. Selain ini ada ribuan perangkat lunak tambahan yang dapat Anda instal hanya dengan mengeklik satu tombol.

Sabtu, 09 Januari 2010

Cara Membuat Antena Wajan Bolic

Dimasa sekarang kita sudah tau jaringan tanpa kabel yaitu Wireless, jaringan ini sudah di legalkan oleh pemerintah pada tahun 2005.. dan sekarang untuk akses jaringan ini kita memerlukan perangkat keras berupa Akses point, WLAN, dan juga USB wi-fi yang bekerja pada frekwensi 2,4 Ghz.. dan apabila kos-kosan kita dekat area hotspot kita hanya memerlukan salah satu perangkat keras diatas, kl kos-kosan kita jauh gimana yah??,, sekarang kita membahas tentang cara membuat antena wajan bolic yang sekarang lagi naik daun. Antena wajan bolic bertujuan untuk memperhemat dana dari pada membeli antena grid atau yagi yang mahal itu, tapi bisa juga sih antena wajan bolic dibuat untuk mecrack keamanan ISP.kekeke langsung saja kita ke topik permasalahan yaitu :
- persiapan : Penggaris, Solder, Bor, gergaji
- bahan : USB Wi-fi, Wajan, Pipa 3 dim, Dop 3 dim 2 pasang, Alumunium Foil, Mur dan Baut, Double tape, Lakban, kabel UTP 15 m, Kabel USB
sekarang kita mulai pembuatannya,
pertama-tama wajan kita ukur panjang diameternya, setelah itu ukur kedalaman wajan.. kemudian kita hitung untuk mengetahui batas feeder pada pipa


Rumus untuk feeder :f = D^2 / (16*d)

setelah kita mengetahui batas feeder pada pipa kita memulai melubangi wajan dengan Bor untuk menempelkan Dop pipa nantinya dengan baut dan mur, pada pipanya kita lubangi yang dimana nantinya kita memasang USB wi-fi nya, untuk rumus melubangi pipa dan tinggi USB Wifi dapat dilihat disini
setelah kita sudah mengikuti langkah-langkah tersebut maka kita mulai memasang Alumunium Foil pada Pipa dengan ketentuan batas feeder bebas alumunium foil.. dan jangan lupa dop satunya dikasih alumunium foil juga pada dasarnya, nah setelah selesai pemasangan alumunium foil maka kita lanjutkan dengan pemasangan pipa ke wajan ^_^ setelah itu langkah terakhir pada kabel UTP kita modifikasi dengan kabel USB, untuk modifikasi kabel dapat dilihat pada gambar



modifikasi kabel selesai trus tinggal pasang deh ^_^hasilnya akan seperti ini kira-kira.hehe.....




gambar-gambar ini diambil dari galerynya pak goen, makasih pak goen
untuk Lebih jelas kLik di Sini

Jumat, 25 Desember 2009

Windows 7 Sebagai OS baru Microsoft



Dear all,

Sekedar sharing pengalaman saya menggunakan Sistem Operasi terbaru dari Microsoft, (walaupun saya pecinta Ubuntu Linux). Artikel ini sudah dimuat di Harian Jogja edisi 5 April 2009. Semoga memberikan wawasan baru, salam.

Setelah mengalami beberapa masalah dalam penjualan Windows Vista, Microsoft berencana meluncurkan versi terbaru Sistem Operasi mereka yaitu Windows 7. Seperti kita ketahui, dalam beberapa tahun terakhir ini penggunaan Windows Vista di berbagai perusahaan mengalami masalah dengan tidak adanya kompatibilitas dengan beberapa aplikasi bisnis yang mereka pakai. Selain itu, Windows Vista terlalu boros dalam menggunakan sumber daya (resources) hardware di computer sehingga menyulitkan dalam penggunaannya. Akibatnya, banyak perusahaan yang akhirnya memutuskan untuk kembali ke Windows XP. Hal itu menyebabkan Microsoft mengeluarkan update-update terbaru bagi Windows XP yang sebelumnya oleh Microsoft direncanakan akan dihentikan penjualannya.

Saat ini pihak Microsoft sudah menyediakan Windows 7 versi Beta, yang artinya pengguna bisa men-download langsung dari situs Microsoft tanpa dikenakan biaya karena masih dalam tahap ujicoba. Pengguna juga bisa meng-copy atau mendapatkan DVD untuk menginstall Sistem Operasi tersebut dari beberapa majalah computer yang menyediakan secara gratis di edisi-edisi terbaru mereka. Hal penting yang perlu dicermati dalam penggunaan Windows 7 Beta adalah pihak Microsoft tidak menangggung resiko apapun jika terjadi suatu masalah dalam penggunaannya. Tujuan dari versi Beta adalah untuk mendapatkan masukan (feedback) sebanyak mungkin dari pengguna sehingga nanti dalam peluncuran resminya sudah bisa memenuhi kebutuhan terbaru dan memperbaiki kekurangan yang terjadi.

Penulis sudah mencoba menggunakan Windows 7 Beta beberapa minggu terakhir ini, dengan catatan Sistem Operasi ini tidak di-install tunggal tapi menyertai Windows XP dan Linux yang sudah ada di computer. Bagi pengguna yang ingin mencoba, pada saat instalasi akan disarankan untuk tidak menggunakan Windows 7 sebagai pengganti Windows XP maupun Vista yang sudah ada. Salah satu perbaikan yang terasa adalah kebutuhan minimal hardware untuk installasi lebih sedikit dibanding Windows Vista. Hal itu mengakibatkan proses instalasi menjadi makin cepat dan mudah. Diikuti proses startup yang lebih cepat, dan tampilan yang lebih bersih dan atraktif.

Hal lain yang membedakan dengan Windows Vista adalah tampilan yang lebih menarik dan penggunaan menu yang lebih sederhana. Fitur User Account Control (UAC) yang sering merepotkan pengguna Windows Vista sudah diperbaiki, sehingga pengguna Windows 7 tidak merasa terganggu. Taskbar juga disederhanakan sehingga jika pengguna membuka banyak aplikasi dan data, tidak akan membuat penuh menu di taskbar Windows 7. Jenis aplikasi dan data akan dikelompokkan di taskbar, sehingga proses perpindahan (switching) antar aplikasi dan data jadi lebih cepat dan mudah. Tampilan grafis dari desktop pun jadi lebih indah dan menyenangkan, diikuti sentuhan 3D pada beberapa bagian.

Penulis mencoba menginstalasi beberapa aplikasi standar bisnis seperti MS Office dan OpenOffice, Acrobat Reader, browser Firefox termasuk free antivirus Avast dan lain-lain. Sejauh ini belum menemui kendala dalam penggunaan, termasuk penggunaan aplilasi untuk koneksi Internet menggunakan Broadband Wireless (3G dan 3.5G). Jika menemui kendala, di setiap menu sudah disediakan shortcut bagi pengguna untuk memberikan feedback langsung ke Microsoft dalam penggunaan. Microsoft sendiri merencanakan akan meluncurkan Windows 7 sekitar bulan September atau Oktober 2009. Tentunya akan banyak perbaikan-perbaikan berdasarkan masukan para pengguna versi Beta saat ini. Banyak pihak baik perorangan maupun perusahaan berharap bahwa Windows 7 bisa menjadi solusi bisnis yang handal seperti Windows XP sebelumnya. Saat ini memang menjadi tantangan yang berat bagi Microsoft untuk bisa mempertahankan dominasi pasar Sistem Operasi diantara pilihan lain seperti Apple Macintosh dan Linux yang semakin bertambah jumlah penggunanya.

Selasa, 15 Desember 2009

Processor Terbaru Nich...

Halo para pecinta komputer,aq punya berita bagus nih!Buat yang belum tahu tentang ini Q kasitau dech!Oke,jadi beritanya tentang Processor terbaru keluaran 2 Pabrikan yang terkenal,yaitu Intel dan AMD.Dari pabrikan Intel,Processor terbaru mereka adalah Intel Core i7 Extreme 965 dengan nama alias Bloomfield.Spefisikasinya yaitu:

Intel Core i7 Extreme 965
CPU type:QuadCore Intel i7 Extreme 965.3200 Mhz (24×133)
Package type:LGA1366
Package size:4,25 cmx4.50 cm
Transistors:781 million
Process Technology:45 nm,CMOS,Cu,High-K+Metal gate
Die size:265 nm2
Typical Power:130 W@ 3.20 GhzNah udah pada liat kan Spefisikasinya.tapi ada satu masalah dalam Processor ini,yaitu Harganya yang sangat mahal!!Bayangin aja,Intel matokin harga Processor ini sebesar US$ 1.150!Kalau dikonversikan ke Rupiah harganya berarti sekitar Rp 12 Juta!! >_<>
Disamping adalah gambar dari salah satu Processor terabaru AMD,Phenom II X2.Untuk masalah Spefisikasinya mohon maaf karena masih belum tahu. ^_^ dan untuk masalah harganya,Processor ini diharapkan akan lebih murah dibandingkan pesaingnya! ^_^

Kamis, 10 Desember 2009

Struktur Pengalamatan Pada IP/Address

Dalam suatu jaringan computer dikenal sebuah nama yang disebut protocol, yang mengatur suatu node berkomunikasi dengan node lainnya. Protokol menjadi sebuah penerjemah bahasa antar computer dalam suatu jaringan. Secara nasional standarisasi protocol yang digunakan dikenal dengan nama TCP/IP. Dengan adanya TCP/IP ini berbagai hardware computer serta Sistem Operasi dapat berkomunikasi.
Internet Protokol merupakan induk dari TCP/IP, semua data-data yang di olah pada layer diatasnya diolah di bagian ini. Versi IP yang paling banyak digunakan saat ini adalah IP versi 4.
Perkembangan internet yang sangat pesat saat ini menyebabkan alokasi pengalamatan IP berkurang, terutama IP yang legal. Hal ini dikarenaan model pengalamatan pada IPv4( IP version 4) hanya sepanjang 32 bit. Untuk menangani masalah ini maka maka IETF memunculkan versi terbaru IP yaitu IPv6(IP version 6). Pada IPv6, panjang alamat terdiri dari 128 bit sedangkan IPv4 hanya 32 bit. sehingga IPv6 mampu menyediakan alamat sebanyak 2^128 [2 pangkat 128] atau 3X10^38 alamat, sedangkan IPv4 hanya mampu menyediakan alamat sebanyak 2^32 atau 4,5X10^10 alamat.
Perbedaan antara IPv4 dengan IPv6 yang saya coba cari di Internet antara lain terletak pada :
1. Pada struktur pengalamatan
#IPv4
pengalamatan IPv4 menggunakan 32 bit yang setiap bit dipisahkan dengan notasi titik.
notasi pengalamatan IPv4 adalah sebagai berikut:
XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX dimana setiap simbol X digantikan dengan kombinasi bit 0 dan 1.misalnya:
10000010.11001000.01000000.00000001 (dalam angka biner) yang dikonversi menjadi bentuk 4 desimal menjadi 130.200.127.254
#IPv6
Notasi alamat IPv6 adalah sebagai berikut:
X:X:X:X:X:X:X:X
Jika dalam bentuk biner ditulis sebagai berikut:
1111111001111000:0010001101000100:1011111001000001:1011110011011010:
0100000101000101:0000000000000000:0000000000000000:0011101000000000
Yang dikonversi menjadi kombinasi 4 bilangan heksadesimal dipisahkan dengan simbol titik dua [:]. untuk contoh diatas dapat ditulis sbb:
FE78:2344:BE43:BCDA:4145:0:0:3A
contoh lain apabila terdapat alamat yang 0 i:
8088:0:0:0:0:0:4508:4545 ——–>8088::4508:4545
2. Sistem Pengalamatan
#IPv4
Pada IPv4 mode pengalamatan dibagi kedalam 5 kelas yaitu
1. Kelas A : range 1-126
2. Kelas B : range 128-191
3. kelas C : range 192-223
4. kelas D : range 224-247
5. kelas E : range 248-255
Dari kelima kelas alamat diatas, jenis alamata yang sering dipake adalah alamat kelas A,B,C alamat kelas D biasanya digunakan untuk keperluan multicasting dan kelas E untuk keperluan Experimental. Pada IPv4 dikenal juga istilah subnet mask yaitu angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dan host ID, menunjukkan letak suatu host berada dalam satu jaringan atau lain jaringan.
#IPv6
Pada IPv6 tidak dikenal adanya istilah pengkelasan. IPv6 menyediakan 3 jenis pengalamatanyaitu: Unicast, Anycast dan Multicast. Alamat unicast yaitu alamat yang menunjuk pada sebuah alamat antarmuka atau host, digunakan untuk komunikasi satu lawan satu. Pada alamat unicast dibagi 3 jenis lagi yaitu: alamat link local, alamat site local dan alamat global.
Alamat anycast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya node yang berbeda). Paket yang dikirimkan ke alamat ini akan dikirimkan ke salah satu alamat antarmuka yang paling dekat dengan router. alamat anycast tidak mempunyai alokasi khusus, karena jika beberapa node/interface diberikan prefix yang sama maka alamat tersebut sudah merupakan alamat anycast.
Alamat multicast adalah alamat yang menunjukkan beberapa interface (biasanya untuk node yang berbeda). Paket yang dikirimkan ke alamat ini maka akan dikirimkan ke semua interface yang ditunjukkan oleh alamat ini. Alamat multicast ini didesain untuk menggantikan alamat broadcast pada IPv4 yang banyak mengkonsumsi bandwidth

2. Kelebihan IPv6
Kelebihan atau solusi yang terdapat di dalam desain IPv6 adalah salah satu pemicu percepatan implementasi. Kelebihan-kelebihan IPv6 adalah sebagai berikut:
1. IPv6 merupakan solusi bagi keterbatasan alamat IPv4 (32 bit). IPv6 dengan 128 bit memungkinkan pengalamatan yang lebih banyak, yang memungkinkan IP-nisasi berbagai perangkat (PDA, handphone, perangkat rumah tangga, perlengkapan otomotif).
2. Aspek keamanan dan kualitas layanan (QoS) yang telah terintegrasi.
3. Desain autokonfigurasi IPv6 dan strukturnya yang berhirarki memungkinkan dukungan terhadap komunikasi bergerak tanpa memutuskan komunikasi end-to-end.
4. IPv6 memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa melalui NAT, sehingga memudahkan proses kolaborasi / komunikasi end-to-end: manusia ke manusia, mesin ke mesin, manusia ke mesin dan sebaliknya.

3. Perhitungan Subnet dari Address Network sebagai berikut:
a. 192.168.10.0/28  kelas C
Subnet Mask: /28 = 11111111.11111111.11111111.11110000 = 255.255.255.240 Menghitung Subnet:
Jumlah Subnet: 24 = 16 Subnet
Jumlah Host per Subnet: 24 – 2 = 14 host
Blok Subnet: 256 – 240 = 16, blok berikutnya: 16+16 =32, 32+16=48, 48+16=64, 64+16=80, 80+16=96, 96+16=112, 112+16=128, 128+16=144, 144+16=160, 160+16=176, 176+16=192, 192+16=208, 208+16=224, 224+16=240
Maka subnet yang valid adalah : 16, 32, 48, 64, 80, 96, 112, 128, 144, 160, 176, 192, 208, 224
Subnet
192.168.10.0 sampai dengan 192.168.10.240
Host Pertama
192.168.10.0 sampai dengan 192.168.10.241
Host Terakhir
192.168.10.14 sampai dengan 192.168.10.238
Broadcast
192.168.10.65 sampai dengan 192.168.10.239

MAC (Media Access Control)

Media Access Control adalah sebuah metode untuk mentransmisikan sinyal yang dimiliki oleh node-node yang terhubung ke jaringan tanpa terjadi konflik.

Ketika dua komputer meletakkan sinyal di atas media jaringan (sebagai contoh: kabel jaringan) secara simultan (berbarengan), maka kondisi yang disebut sebagai "collision" (tabrakan) akan terjadi yang akan mengakibatkan data yang ditransmisikan akan hilang atau rusak. Solusi untuk masalah ini adalah dengan menyediakan metode akses media jaringan, yang bertindak sebagai "lampu lalu lintas" yang mengizinkan aliran data dalam jaringan atau mencegah adanya aliran data untuk mencegah adanya kondisi collision.

[sunting] Jenis-jenis Metode Media Access Control

Metode media akses control diimplementasikan di dalam lapisan data-link pada tujuh lapisan model referensi OSI. Secara spesifik, metode ini bahkan diimplementasikan dalam lapisan khusus di dalam lapisan data link, yakni Media Access Control Sublayer, selain tentunya Logical Link Control Sublayer. Ada empat buah metode media access control yang digunakan dalam jaringan lokal, yakni:

Dalam implementasi jaringan, beberapa perangakat pendukung jaringan semacam network interface card, switch, atau router, metode media access control diimplementasikan dengan menggunakan MAC algorithm (algoritma MAC). Meskipun algoritma MAC untuk Ethernet dan Token Ring telah didefinisikan oleh standar IEEE dan tersedia untuk publik, beberapa algoritma MAC untuk Ethernet full-duplex dipatenkan oleh perusahaan pembuatnya dan seringnya telah ditulis secara hard-code ke dalam chip Application specific integrated circuit (ASIC) yang dimiliki oleh perangkat tersebut.

Rabu, 02 Desember 2009

Tipe Jaringan Komputer

Tipe jaringan komputer dibedakan menjadi 2 yaitu :

  • Jaringan Peer to Peer atau Point to Point
  • Jaringan Client-Server

Jaringan Peer to Peer

Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.

Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer.

Tipe jaringan ini cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer skala kecil seperti di rumah, di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputer sekolah dan lain-lain. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.

Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.

Beberapa hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :

  • tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
  • biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
  • biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
  • tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
  • jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal

Jaringan Client-Server

Sesuai namanya, jaringan komputer tipe ini memerlukan sebuah (atau lebih) komputer yang difungsikan sebagai pusat pelayanan dalam jaringanyang disebut Server. Komputer-komputer lain disebut Client atau Workstation. Sesuai sebutannya, komputer Server bertugas melayani semua kebutuhan komuter lain yang ada dalam jaringan. Semua fungsi jaringan dikendalikan dan diatur oleh komputer Server, termasuk masalah keamanan jaringan seperti hak akses data, waktu akses, sumber daya dan sebagainya.

Dalam jaringan Client-Server ini, mungkin saja digunakan lebih dari 1 buah Server, ini tergantung fungsi yang diterapkan dalam jaringan tersebut. Misalnya ada Server Web, Server Mail dan lain-lain.

Komunikasi antarkomputer dilakukan melalui perantara Server, namun, kalau Server tidak aktif maka komputer lainnya (Client) tidak dapat saling berkomunikasi. Skema dasar dari jaringan tipe Client-Server ini seperti ditunjukkan gambar di bawah.

Tipe ini sangat baik digunakan jika ingin menerapkan Diskless System yang akan menghemat penggunaan (pembelian) harddisk pada komputer Client seperti pada LTSP (Linux Terminal Server Project). Tetapi tipe jaringan Client-Server ini memerlukan Operating System khusus yang fitur dan fingsi-fungsinya memang dikhususkan untuk Server. Contoh Operating System khusus untuk Server adalah Novell Netware, Microsoft Window$ Server, Linux dan sebagainya.